Profil Institut Aikido Indonesia


Pelatih Professional, Kunci Sukses Pembinaan Olahraga

Peran pelatih sangatlah penting, dengan adanya pelatih profesional pembinaan olahraga di negara ini akan lebih maju.

Visi & Misi

VISI

Institut Aikido Indonesia sebagai wadah seni beladiri Aikido yang mengutamakan perdamaian sebagai filosofi dasar, perilaku rendah hati dan peduli sesama, berani menghadapi kenyataan hidup, serta menjadi sarana untuk pembangunan moralitas bangsa (Nation Character Building) dalam mewujudkan generasi muda dan masyarakat yang tangguh, disiplin dan cinta damai.

MISI

  • Institut Aikido Indonesia merupakan sarana pelatihan dan pengembangan bakat generasi muda dan masyarakat dalam melaksanakan disiplin olahraga seni beladiri.
  • Institut Aikido Indonesia melalui teknik dan filosofi dasarnya mempunyai potensi untuk meningkatkan akhlak dan budi pekerti generasi muda.
  • Institut Aikido Indonesia sebagai lembaga seni beladiri menciptakan solidaritas sosial yang peduli terhadap sesama sebagai sumbangsih kepada Bangsa dan Negara.
  • Institut Aikido Indonesia membuka lapangan pekerjaan bagi siapa saja yang berminat untuk menjadi Pelatih Aikido.

Profil Institut Aikido Indonesia

Aikido masuk ke Indonesia pada tahun 1960-an, dibawa oleh para pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di Jepang, yaitu: Mansyur Idham, Josef I Poetiray, Tansu Ibrahim (aliran Yoshinkan). Seiring dengan berkembangnya Aikido di Indonesia, maka dibentuklah Institut Aikido Indonesia (IAI) untuk turut mengembangkan Aikido.

Aspirasi untuk mempertahankan rasa kebersamaan, kekeluargaan, kerendahan hati, dan saling bahu membahu dalam menolong sesama ini dituangkan dalam wadah IAI yang secara resmi berdiri pada tanggal 8 Mei 2004 dan berbadan hukum Yayasan Institut Aikido Aikikai Indonesia melalui Akta Pendirian No. 6 tanggal 8 Oktober 2013 (Notaris Aska Laksamana Putera, SH, M.Kn).

Hingga saat ini Institut Aikido Indonesia telah memiliki lebih dari 60 Dojo (tempat latihan), dengan jumlah murid keseluruhan lebih dari 1.000 orang, yang tersebar di Jakarta, Jawa Barat (Banten, Sukabumi, Tasikmalaya, Bogor, Kota Wisata), Jawa Tengah (Purbalingga, Purwokerto, Solo), Jawa Timur (Surabaya, Malang), Kalimantan (Banjarmasin) dan Daerah Istimewa Aceh (Banda Aceh).

top